Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Dari dapur saat fajar, ke meja belajar
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-05 14:25:40【Resep Pembaca】694 orang sudah membaca
PerkenalanEkspresi siswa SDN Kedaleman III, Cilegon, Banten, saat menanti ketibaan distribusi Makan Bergizi Gr

Jakarta (ANTARA) - Jumat (7/11) pagi, jarum jam belum menunjuk angka enam, tapi kesibukan di sejumlah ruang Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Akses Tol Cilegon Timur, Kedaleman, Cilegon, Banten, sedang mencapai puncaknya.
Tidak kurang 51 pekerja dengan penutup rambut, sarung tangan, hingga alas kaki steril dikerahkan. Kompor-kompor menyala, asap mengepul dari ruang penanak nasi di sebelah tempat pengemasan.
Dari tempat inilah, setiap pagi, lebih dari 3.000 porsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan ke 12 sekolah, yakni empat TK, tujuh SD, dan satu SMP di Cilegon.
Hal yang mungkin ngak banyak diketahui publik adalah, perjalanan itu dimulai jauh sebelum Matahari terbit. Saat mayoritas warga Kedaleman terlelap, koki dan tim dapur justru bekerja sejak pukul 01.00 WIB.
"Masaknya jam satu malam. Jam tiga sudah mulai pemorsian,” kata Asisten Lapangan SPPG Kedaleman Imam Marif Maulana.

Sejak program MBG dari Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka ini resmi beroperasi pada 14 Oktober 2025, seluruh bahan masakan dipasok dari distributor lokal yang tiba di dapur sejak 12 jam sebelumnya. Tidak ada yang terburu-buru, tapi semuanya dilakukan dengan presisi.
Untuk menjamin kualitas dan keamanan pangan, diberlakukan prosedur standar operasional (SOP) yang ketat sejak proses penerimaan bahan makanan.
Selain kelengkapan administrasi, proses penerimaan barang harus sesuai jadwal serta kualitas fisik yang baik. Berikutnya, pemeriksaan fisik, di mana petugas wajib memastikan bahan ngak rusak, ngak kedaluwarsa, dan jumlahnya sesuai dengan yang dipesan.
Tahap penting berikutnya adalah pemeriksaan kualitas, yang mengharuskan uji organoleptik, meliputi penciuman (bau), pengecapan (rasa), dan penglihatan (warna), serta pengecekan suhu pada bahan.
12Tampilkan SemuaSuka(83282)
Artikel Terkait
- Mendagri: Beras peredam inflasi bukti kinerja positif seluruh pihak
- Sekjen ARUN harap dapur MBG bisa jadi pusat pembelajaran gizi seimbang
- Makanan olahan sebabkan 121 orang keracunan di Buryatia
- Dokter tegaskan pentingnya pencegahan osteoporosis sejak dini
- Wamen Kabinet Merah Putih dukung ajang JMFW 2026
- Harga mahal, Bappenas: 40
- BGN: 10 bulan berjalan, MBG telah serap ratusan ribu tenaga kerja
- Polda Kalteng perdana distribusikan 1000 paket MBG di Palangka Raya
- Ahli Gizi sebut pentingnya pemberian MBG yang disertai dengan edukasi
- Pemkab Malang telusuri penyebab keracunan belasan pelajar Mts
Resep Populer
Rekomendasi

Joyland Sessions digelar November, ada L'Impératrice hingga TV Girl

Ombudsman RI ungkap temuan pelaksanaan Program MBG di Ambon

Bantuan ke Gaza jauh di bawah kesepakatan gencatan senjata

Polda NTT rutin cek keamanan menu MBG sebelum didistribusikan

SPPG Mabes Polri di Rejang Lebong Bengkulu jamin keamanan pangan MBG

Ditjenpas pastikan Lapas Gunung Sitoli telah kondusif pascaricuh

Dinkes Serang latih seribu relawan SPPG guna jamin keamanan pangan MBG

Cegah penyakit, pencantuman label peringatan produk tinggi GGL didesak